Enzim Lintah

Sungguh suatu Kebesaran Tuhan Yang Maha Esa yang telah menciptakan makhluk penghisap darah yang bernama “Lintah” yang sebagian orang menganggap makhluk tak bertulang belakang ini sebagai binatang yang menjijikkan tapi dibalik itu semua terkandung sesuatu zat /

Enzim yang sangat luar biasa dan baik bagi kesehatan manusia.
Dalam proses terapi lintah, ketika lintah menghisap darah, mereka memasukan air liur yang mengadung beragam zat kimia aktif alami. Apa yang terjadi pada darah anda, ketika lintah menghisap selama 1-2 jam? Telah terjadi campuran yang kompleks, antara darah anda dengan zat-zat :
  1. Hirudin : masuk kedalam coagulant (darah kental) melalui pengikatan thrombin ( faktor dalam thrombin yang berupa enzyme ). Darah kental biasa keluar dari lubang gigitan, bersama darah cair. (Anti Bekuan Darah).
  2. Anti infeksi : ( pinicilin ) untuk menjaga terjadinya enfeksi.
  3. Calin : berada didarah kental yang memblokir “factor von wilebrand”, dan berfungsi sebagai zat perantara (mediator) dalam proses agregrasi struktur darah yang disebut platelet.
  4. Destabilase : aktifitas monomerizing. Melumatkan vibrind ( produk akhir dari proses pengentalan darah ).
  5. Hirustasin : berada di enzim kalikrein; enzim trypsin yang berfungsi sebagai pelembutan protein menjadi peptone, untaian peptine, peptidase, dst. Peptidase merupakan enzim didalam pencernaan dan usus.
  6. Bdellins : zat yang mengurangi radang kulit merah, bengkak, sedikit dan gatal yang dialami sekitar 3-4 hari.
  7. Hyaluronidase : zat anti biotic sehingga “badan lintah” yang dianggap kotor tidak menyebabkan infeksi.
  8. Anesthetic Substance : penghilang rasa sakit setempat.
  9. Triptase Inhibitor : berada di enzim proteolytic dari mast cells dari suatu jaringan cyptoplasmic granule (mengandung heparin, hisatmine dan serotonin) yang dilepas saat mengalami pembengkakan dan alergi.
  10. Egllins : zat anti pembengkakan (Anti Inflamasi )
  11. Faktor xainhibitor : zat aktif darah anti kental ( anti-koagulan / anti-bekuan darah ).
  12. Complement Inhibitors : zat pengganti zat lain, jika ada kekurangan.
  13. Carboxypeptydase alnhibitors : meningkatkan aliran darah disekitar lokasi gigitan.
  1. Histaminlike subtance : berfungsi sebagai fosoldilator mengembangkan pembuluh darah sehingga hingga aliran darah lebih lancar.

    Di negara maju seperti AS , Inggris, Jerman zat Hirudin diakui lebih aman dibanding dengan obat pencair darah buatan ( kimia ), karena efek sampingnya sangat minim.
%d blogger menyukai ini: